Saturday, September 22, 2018

Cara Menyimpan Bitcoin Secara Aman

Pertama-tama Anda perlu memiliki Bitcoin Wallet. Bitcoin Wallet ada 3 macam: Software Wallet, Mobile Wallet dan Web Wallet. Ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Software Wallet adalah wallet yang harus diinstall di komputer Anda sendiri. Pilihan yang ada:
  1. Bitcoin-QT (software original, memakan banyak resource)
  2. Multibit (cepat)
  3. Armory (upgrade dari Bitcoin-QT, lebih advanced)
  4. Electrum (paling cepat, simpel, tapi fitur terbatas)
Mobile Wallet adalah wallet yang bisa diinstall di handphone sehingga bisa dibawa saat bepergian. Pilihannya:
  1. Bitcoin Wallet (Android)
  2. Bitcoin Wallet (Blackberry)
  3. Blockchain for the iPhone (hybrid mobile+web wallet)
  4. Paytune (IOS) (hybrid mobile+web wallet)
  5. Coinbase iPhone & Android (hybrid mobile+web wallet)
Web Wallet adalah wallet yang tersimpan di server pihak ketiga, yaitu perusahaan yang menyediakan jasa penyimpanan bitcoin. Menggunakan web wallet artinya mempercayakan bitcoin kepada pihak lain. Pilihan yang ada sekarang:
  1. Blockchain
  2. BIPS
  3. Coinbase
Daftar lengkap software dan app  yang mendukung bitcoin bisa dilihat di https://en.bitcoin.it/wiki/Software
Di dalam wallet Anda akan menemukan Bitcoin AddressBitcoin Address adalah ID yang digunakan untuk transaksi dengan orang lain, konsepnya sama seperti email yang digunakan untuk transaksi paypal. Jika Anda ingin transfer bitcoin ke orang lain, Anda perlu mendapatkan Bitcoin Address dari lawan transaksi Anda. Sebagai contoh jika Anda ingin mengirimkan donasi kepada saya, Anda bisa kirim ke Bitcoin Address saya yaitu 1BLpUq4EEMLUAPz8Dgkzo8ZpBXRawVQ2uU. ID ini bisa di-generate sebanyak mungkin di dalam Wallet.
Keamanan Wallet
Jika Anda memilih wallet software atau mobile, Anda harus ekstra hati-hati! Ingat bahwa bitcoin tersimpan di dalam perangkat Anda. Jika komputer atau handphone Anda rusak, berarti bitcoin Anda juga hilang! Pencuri juga dapat mengambil bitcoin anda jika mendapatkan akses. Perhatikan tips berikut agar terhindar dari kehilangan:
  1. Lakukan Full Backup secara berkala
    Simpan backup di perangkat lain seperti di flashdisk atau komputer lain.
  2. Gunakan fitur enkripsi
    Dengan enkripsi setiap transaksi membutuhkan login dengan password. Ini mencegah pencuri yang berhasil mendapatkan akses ke komputer Anda.
  3. Jangan lupa password
    Kehilangan password sama dengan kehilangan uang Anda! Wallet tidak menyediakan fitur forget password.

Sumber
https://blog.indodax.com/menggunakan-bitcoin/

Apa itu Bitcoin? dan Bagaimana Kita Menggunakannya.


Bitcoin adalah aset digital yang dikembangkan pada tahun 2009 oleh seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Aset digital ini seperti halnya emas, namun hanya tersedia di dunia digital. Konsepnya mungkin terdengar seperti eGold, walaupun sebenarnya jauh berbeda.

Bitcoin sebagai aset digital memiliki fitur sebagai berikut:

Transfer instant secara peer to peer.
Peer-to-peer sendiri artinya Bitcoin berjalan tanpa memiliki server pusat. Server penyimpanannya bersifat desentralisasi dan terdistribusi—dibagi ke berbagai server yang dijalankan oleh setiap pengguna yang terhubung ke dalam jaringan.

Transfer ke mana saja
Tidak seperti emas, Bitcoin bisa dikirimkan kemana saja dalam hitungan detik, kapanpun dan darimanapun yang Anda mau. Pengiriman dengan Bitcoin bisa terjadi hanya dengan modal sebuah smartphone dan koneksi internet.

Biaya transfer sangat kecil.
Biaya pengiriman pun bisa dihilangkan sampai gratis, namun untuk mempercepat transaksi, biasanya dompet Bitcoin Anda akan memotong biaya sekitar 500 – 3,000 rupiah, tidak peduli berapa jumlah bitcoin yang dikirimkan.

Transaksi bersifat irreversible, artinya sekali ditransfer tidak bisa dibatalkan.
Bitcoin diberikan ke tangan orang lain, transaksi tidak dapat dibatalkan kecuali orang itu bersedia mengirimkan Bitcoinnya kembali;

Transaksi bitcoin bersifat pseudonymous.
Semua transaksi yang pernah dilakukan sekaligus saldo Bitcoin yang dimiliki seseorang bisa kita lihat, namun kita tidak tahu siapa pemilik alamat Bitcoin tersebut bila si pemilik tidak memberitahukannya. Setiap pengguna Bitcoin sebenarnya bisa memilih apakah namanya ingin dimunculkan atau tidak, namun meskipun si pengguna ingin merahasiakan identitasnya, semua transaksinya tetap tercatat dan dapat dipantau oleh publik.

Bitcoin tidak dikontrol oleh lembaga atau pemerintah apapun.
Bitcoin yang menggunakan database Blockchain tidak dikontrol oleh suatu pihak, melainkan sangat terbuka untuk umum sehingga mustahil bagi seseorang untuk memalsukan transaksi di Blockchain. Seluruh transaksi tercatat secara live, transparan, dan tersebar ke jutaan server. Mereka yang ingin mengubah atau memalsukan data transaksi Bitcoin, harus meretas jutaan server tersebut di saat yang bersamaan.

Jumlahnya terbatas
Suplai Bitcoin hanya akan ada 21 juta Bitcoin di seluruh dunia. Sistem penciptaan Bitcoin yang terus berkurang setiap 4 tahun sekali ini menyerupai sistem ekonomi berdasarkan deflasi dan dengan makin terbatasnya supply bitcoin, harga bitcoin cenderung naik.

Anda bisa transfer bitcoin ke mana saja di dunia asalkan terkoneksi dengan internet. Bitcoin akan disimpan ke dalam Bitcoin Wallet. Wallet ini harus terinstall di kedua belah pihak, bisa dengan PC/laptop, tablet ataupun smartphone. Setelah menginstall wallet, Anda akan mendapatkan Bitcoin Address. Untuk transfer bitcoin sangat mudah, buka aplikasi wallet, masukan Bitcoin Address dari lawan transaksi dan jumlah bitcoin yang ingin ditransfer, kemudian kirim.

Lalu Anda mungkin bertanya, kalau tidak ada bank atau perusahaan yang mengelola seperti halnya paypal atau egold, lalu data keuangan disimpan di mana? Jawabannya, di komputer Anda sendiri (dalam wallet) dan jaringan peer to peer di seluruh dunia. Bitcoin tersimpan di komputer Anda di dalam wallet. Jika komputer rusak sama saja bitcoin Anda hilang, jadi wallet bitcoin harus di-backup secara berkala ke beberapa device. Ketika melakukan transaksi, puluhan ribu komputer di dalam jaringan bitcoin akan menverifikasi data yang Anda masukan sehingga tidak terjadi kecurangan.

Kenapa orang mulai beramai-ramai membeli dan menggunakan bitcoin?

Bitcoin dikembangkan dengan idealisme bahwa aset digital yang baik tidak dikontrol oleh pemerintah atau bank sentral. Krisis finansial beberapa waktu yang lalu menegaskan bahwa pemerintah selalu lalai dalam menjaga kestabilan ekonomi. Pemerintah dipercaya selalu dikuasai oleh orang-orang yang korup dan hanya bekerja demi keuntungan pribadi, sehingga keputusan-keputusan finansial selalu berpihak kepada konglomerat belaka.

Konsep ini menarik bagi banyak orang terutama para geek di dunia IT. Mereka mulai menginvestasikan aset mereka dalam bentuk bitcoin, sementara itu perekonomian dunia semakin labil terbukti dengan adanya krisis perbankan Amerika dan Eropa. Bitcoin dipercayai akan menjadi aset digital dan komoditas universal sehingga harga akan terus melambung tinggi. Terbukti, lihat pada bulan Januari 2013, 1 BTC (satuan bitcoin) diperjualbelikan dengan harga kisaran 13 USD. Sedangkan pada bulan Mei 2013, 1 BTC diapresiasi dengan nilai 120 USD, ini berarti dalam 5 bulan nilai bitcoin telah melambung hampir 10 kali lipat. Lalu pada bulan Desember 2013, 1 BTC diapresiasi dengan nilai 860 USD. Hal tersebut berarti bitcoin telah melambung 66 kali lipat dalam 1 tahun. Jika 2 tahun yang lalu (awal 2011) Anda iseng membeli bitcoin seharga 0.3 USD, saya ucapkan selamat karena menjadi milioner 😀

Bitcoin juga memiliki dua fitur yang sangat menarik yaitu sifatnya yang anonim dan biaya transaksi yang sangat rendah (hampir 0). Anda bisa melakukan transaksi tanpa memberikan identitas sama sekali, hal ini dapat menjaga privasi anda ke level yang paling tinggi.

Siapa yang menerbitkan Bitcoin?

Bitcoin baru diciptakan dengan proses yang disebut “mining”. Para miner menggunakan komputer canggih untuk menguraikan matematika kompleks untuk menemukan block baru Bitcoin, sebagai hadiahnya si penemu akan dihadiahi sejumlah bitcoin. Hadiah per ditemukannya 1 block awalnya ada 50 BTC, sekarang 25 BTC/block, selanjutnya akan terus berkurang diiringi dengan bertambahkan sirkulasi Bitcoin. Sistem telah memastikan bahwa maksimal bitcoin yang beredar di dunia adalah 21 Juta BTC sehingga tidak akan terjadi inflasi.

Apakah Bitcoin Aman?

Anda mungkin berpikir bahwa sistem bitcoin yang open source memungkinkan seorang komputer jenius dapat membobol sistem bitcoin dan menerbitkan sejumlah bitcoin untuk dirinya sendiri. Kenyataannya sistem ini telah direview oleh berbagai kalangan sebagai tanpa cacat. Setiap data transaksi masa lampau tersimpan di semua peer di seluruh jaringan, dan harus berurutan. Setiap transaksi baru akan diverifikasi oleh sejumlah peer baru dinyatakan valid.

Sistem bitcoin aman, yang tidak aman adalah pengguna dan money exchanger. Sama seperti password internet banking, hacker bisa dengan mudah mencuri sejumlah uang dari Anda jika komputer terjangkit virus.

Bagaimana cara mendapatkan Bitcoin?

Anda dapet mendapatkan bitcoin dengan cara membeli dan mining. Untuk membeli bitcoin dapat dilakukan di exchanger-exchanger seperti indodax.com (indonesia), mtgox (US & Jepang), dan btcchina.com (China).

Apakah membeli Bitcoin akan menguntungkan?

Pertanyaan ini seperti pertanyaan saham apa yang harus dibeli besok. Tidak ada yang bisa memastikan. Tapi kalau saya lihat dari perkembangan media yang meliput menyebabkan antusiasme akan bitcoin di mana-mana akan menciptakan demand yang sangat tinggi. Saya percaya harga akan terus melambung berkali-kali lipat, saya sendiri mulai menginvestasikan sejumlah uang ke dalam bitcoin. Namun tentunya saya tidak bertanggungjawab terhadap segala kerugian yang seandainya akan dialami pembaca. Nilai kapitalisasi dari bitcoin sekarang adalah sekitar 1.3 Miliar USD atau sekitar 13 Triliun Rupiah 11 Miliar USD atau 130 Triliun Rupiah (updated 14 Desember 2013), padahal ini masih permulaan banyak orang yang belum mengetahui Bitcoin.


Sumber
https://blog.indodax.com/apa-itu-bitcoin/

Thursday, March 22, 2018

Tempat Wisata Menarik yang Ada di Jepara





Bingung mau jalan-jalan kemana? Jepara, mungkin salah satu tempat yang bisa kalian kunjungi. Banyak wisata alam dan edukasi yang ada di jepara seperti, Pantai Kartini dan Kura-kura Ocean Park.

Disamping bisa menyegarkan pikiran yang sedang penat juga dapat memberikan edukasi kepada saudara-saudara kita yang masih kecil. Tidak hanya bersenang-senang, tetapi mereka juga dapat belajar.

Thursday, March 15, 2018

Sebuah Renungan untuk Mahasiswa Perantau - Kapan Lulus? Kapan Pulang?



Sebuah catatan dari mahasiswa perantauan untuk mahasiswa perantauan. Curahan hati dan keluh kesah menjadi mahasiswa perantauan. Tetap semangat! mahasiswa perantauan! Belajar sungguh-sungguh! Cari ilmu dan bangun kampung halaman menjadi lebih baik dan lebih unggul!

Jadikan pengalaman sebagai bekal untuk menghadapi masa depan!

Terima kasih sudah menonton. Like jika suka, dislike jika tidak suka.

Instagram :
@hanggerputropangarso

Well Done (italic)

Sumber :
https://cakshon.com/2016/02/10/pada-mu-ku-bercerita/

Footage :
Ink Drop by Jacob + Katie Schwarz
https://www.youtube.com/watch?v=k_okcNVZqqI
Subscribe https://www.youtube.com/channel/UCYq-iAOSZBvoUxvfzwKIZWA

Music by :
James Paget - Overcome.

Tuesday, July 18, 2017

Google Bikin “Fidget Spinner”, Cuma Bisa Diputar di Browser


KOMPAS.com - Demam “ fidget spinner” tengah melanda dunia. Mainan dengan tiga lengan yang bisa berputar mengelilingi sebuah poros pusat ini banyak dimainkan oleh anak-anak dan orang dewasa di seluruh dunia.

Google pun rupanya ikut terjangkit demam fidget spinner. Raksasa internet tersebut membuat sebuah fidget spinner virtual yang bisa dimainkan oleh para pengguna komputer dan gadget.

Fidget spinner Google tersembunyi di kolom search. Untuk memunculkannya, lakukan pencarian dengan kata kunci “spinner” di browser PC atau perangkat mobile (smartphone/tablet).

Google pun akan menampilkan fidget spinner seperti gambar di atas di daftar hasil pencarian. Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Verge, Rabu (21/6/2017), ada dua obyek yang tersedia untuk diputar, yakni roda berisi angka 1 hingga 6 dan fidget spinner itu sendiri.

Di bawah fidget spinner virtual terdapat tombol “spin” untuk memutarnya. Mainan ala Google ini juga bisa diputar dengan memakai jari untuk pengguna smartphone atau dengan kursor bagi pengguna PC.

Sebelum Google, sebenarnya sudah banyak pihak yang berupaya membuat fidget spinner virtual. Aplikasi-aplikasi fidget spinner, misalnya, banyak ditemukan di toko-toko aplikasi iOS dan Android.

SUMBER

Free Hosting!

Web hosting
 

© 2014 Saonone's. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top